Fakta Unik > Berbagai Macam Jenis Kumbang dan Perbedaannya

Fakta Unik

Berbagai Macam Jenis Kumbang dan Perbedaannya

19 January 2020

Kumbang adalah serangga dengan jumlah spesies terbesar, mewakili 40% dari spesies serangga yang kita kenal. Beberapa jenis kumbang memiliki warna metalik yang cemerlang dan berwarna, serta pola yang unik, serta bentuk yang mencolok.

Kumbang bisa ditemukan di seluruh belahan dunia dan hampir di semua habitat, di tanah, bahkan di kawasan yang berair.

Kumbang memiliki ciri khusus yang membedakannya dengan serangga yang lain, yaitu sayap keras yang bernama elytra yang tidak digunakan untuk terbang, tapi untuk melindungi sayap utama mereka yang biasa dipakai terbang.

Kumbang terdiri dari berbagai macam ukuran, dari mulai yang terkecil, hingga yang terbesar yang bisa jauh lebih berat dari seekor tikus.

Untuk Anda yang ingin mengetahui beragam jenis kumbang, kali ini kami akan menjelaskan beberapa diantaranya dengan detail. Yuk, simak langsung ulasannya di bawah ini!

1. Antlike Flower Beetle

Kumbang jenis ini biasanya terlihat di sekitar bunga, dedaunan, kayu mati, bahkan hingga sampah sekalipun. Beberapa diantaranya dapat ditemukan di puing-puing dan di bawah batu.

Antlike Flower Beetle merupakan kumbang rakus yang memiliki rupa menyerupai semut dan memiliki panjang 2-12 milimeter.

2. Bark-Gnawing Beetle

Bark-Gnawing Beetle dapat ditemukan di bawah kulit kayu, pada jamur kayu, dan tanaman kering. Mereka biasanya hidup di daerah tropis. Kumbang ini dapat berukuran 5-20 milimeter serta memiliki warna yang gelap.

Beberapa jenis kumbang ini memakan biji-bijian dan serangga. Salah satu spesiesnya yaitu Tennochilus virescens memiliki warna biru dan dilengkapi gigitan beracun yang cukup berbahaya.

3. Ladybug

Kumbang ini merupakan jenis kumbang yang seringkali terlihat di beberapa film. Ya, ladybug atau biasa disebut kumbang kepik memang memiliki warna dan bentuk yang cukup lucu.

Kumbang kepik berbentuk hemispheric dan mempunyai panjang 8-10 milimeter. Kumbang satu ini dilengkapi dengan kaki-kaki pendek yang biasanya berwarna cerah dengan beberapa tanda hitam.

Yang membedakan kumbang ini dan jenis kumbang lainnya adalah penutup sayap mereka yang unik dan terdapat ciri khasnya sendiri yaitu berwarna merah dengan beberapa bintik yang bervariasi tiap spesiesnya.

4. Leaf Beetle (Kumbang Daun)

Kumbang daun biasanya berbentuk oval dan berkaki pendek. Kumbang ini hadir dengan antena yang panjangnya setengah panjang tubuhnya sendiri.

Ukuran kumbang daun cenderung kurang dari 12 milimeter. Kumbang daun biasanya menjadi hama pemakan daun yang seringkali memakan tanaman hias Anda.

5. Firefly (Kunang-kunang)

Kumbang ini biasa dikenal juga dengan nama Lightning Bug yang dapat ditemukan di daerah beriklim tropis. Disebut dengan Lightning Bug karena mereka memiliki organ penghasil cahaya yang ada di bawah perut.

Di Indonesia, kumbang yang satu ini biasa disebut kunang-kunang. Kebanyakan kunang-kunang hidup di malam hari, beberapa diantaranya merupakan spesies diurnal (hidup di siang hari).

Kunang-kunang adalah kumbang bertubuh lunak yang memiliki panjang dari 5 hingga 25 milimeter dengan tubuh yang berbentuk rata, berwarna coklat gelap dan seringkali dilengkapi tanda warna oranye atau kuning.

6. Lizard Beetle

Lizard beetle atau sering disebut Languriid beetle merupakan salah satu kumbang dengan bentuk panjang yang dapat ditemukan di Asia dan beberapa wilayah di Amerika Utara.

Kumbang ini memiliki panjang 2-10 milimeter, berwarna kemerahan, dengan elytra yang gelap. Mereka biasanya memakan daun dan serbuk sari.

7. Metallic Wood-Boring Beetle

Kumbang ini termasuk ke dalam jenis kumbang dengan warna yang cukup cemerlang. Metallic Wood-Boring Beetle atau Jewel Beetle memiliki ukuran panjang dengan bentuk perut meruncing.

Kumbang ini mempunyai keunggulan yang membuatnya berbeda dari kumbang lainnya, yaitu penutup sayap (elytra) dengan beraneka ragam warna dari mulai biru metalik, tembaga, hijau, hitam, dan masih banyak lagi.

Uniknya lagi,  Jewel Beetle memiliki sejarah panjang sebagai perhiasan hidup oleh wanita dan pria selama zaman Victoria.

8. Water Scavenger Beetle

Sesuai dengan namanya, kumbang ini dapat ditemukan di kolam air tawar manapun di seluruh dunia. Mereka dapat berenang dengan baik terutama di daerah yang hangat.

Water Scavenger Beetle memiliki tubuh yang halus, berbentuk lonjong, berwarna coklat tua atau hitam, antena pendek, serta tubuh yang agak berbulu.

Mereka biasanya mempunyai panjang hingga 4 cm. Water Scavenger Beetle berenang dengan menggerakkan bagian tengah dan kaki belakang mereka pada setiap sisi secara bersamaan. Kumbang ini biasa memakan alga atau apapun yang membusuk, beberapa diantaranya bahkan adalah kumbang predator.

9. Rhinoceros Beetle

Tak hanya disebut kumbang badak, jenis kumbang yang satu ini juga biasa disebut kumbang gajah, kumbang Hercules, dan kumbang atlas yang memang merupakan spesies kumbang terbesar di bumi.

Dinamakan kumbang badak karena mereka dilengkapi struktur yang serupa dengan tanduk badak yang mengesankan dan biasanya dimiliki oleh kumbang jantan.

Kumbang ini mempunyai punggung yang bulat, cembung, dan warnanya juga bervariasi dari mulai hitam hingga abu kehijauan. Beberapa diantaranya memiliki warna yang berkilau dan metalik serta mudah dikenali. Beberapa spesies kumbang ini dapat tumbuh hingga lebih dari 18 cm.

10. Spider Beetle

Kumbang berbentuk laba-laba ini memiliki tubuh bundar dengan kaki tipis panjang dan tanpa sayap. Mereka biasanya berwarna coklat, kemerahan, atau hitam dengan ukuran 1 sampai 5 milimeter.

Kumbang laba-laba biasanya hidup di sisa-sisa tumbuhan atau hewan, di makanan yang disimpan, kayu kering, dan spesimen museum.

Mereka bisa dianggap hama di beberapa tempat, salah satunya di daerah Amerika Utara dengan masalah Mezium Americanum yang biasa mengganggu rumah.