Home > Tips & Trik > Tips Mengepel Lantai Supaya Kinclong Seketika!

Tips Mengepel Lantai Supaya Kinclong Seketika!

Tips & Trik 24 September 2019
Membersihkan ompol copyright free images

Mau punya lantai yang super bersih dan mengkilap seperti baru? Well, caranya sebenarnya gampang-gampang susah sih.

Membersihkan atau mengepel lantai memang membutuhkan trik khusus. Pembersihan ini juga gak bisa dilakukan sembarangan, untuk mendapatkan lantai bersih kinclong tanpa noda, Anda harus mengetahui berbagai tips berguna yang akan kami paparkan di bawah ini. Yuk, langsung saja!


Alat dan Bahan yang Diperlukan

  • Air hangat
  • Pengepel lantai
  • Cairan pembersih lantai
  • Sikat
  • Sapu
  • Lap bersih

Tips Mengepel Lantai dengan Benar

1. Untuk mengepel keseluruhan lantai, Anda perlu memindahkan barang-barang yang berpotensi menghalangi pembersihan seperti meja, kursi, dan peralatan lainnya.

Furnitur dan barang-barang ini bisa menjebak debu serta kotoran. Jadi, walaupun luarnya terlihat bersih dan bagus, bagian dalamnya bisa jadi sangat kotor. Anda harus membersihkan bagian ini sebelum memulai proses pengepelan lantai.

2. Ada baiknya Anda menyapu lantai sebelum mengepelnya. Hal ini perlu dilakukan karena kain pel tidak didesain untuk menangkap debu seperti halnya sapu.

Jangan pernah lupa untuk menyapu lantai karena proses ini bisa melindungi lantai Anda dari kotoran atau debu yang bisa merusak kualitas lantai itu sendiri.

Baca Juga : Apa itu Keramik Sebenarnya dan Fakta Menarik Dari Pembuatannya

3. Tips lain yang perlu Anda coba untuk mengepel lantai adalah dengan menggunakan air hangat. Anda bisa mencampurkan cairan pembersih lantai ke dalam se-ember air hangat.

Hal ini perlu dilakukan karena campuran air hangat dan pembersih lantai bisa mengangkat kotoran yang sudah terlanjur menempel lama di lantai Anda.

4. Selagi mengepel lantai, Anda bisa menggunakan sikat untuk membersihkan noda membandel. Gunakan sikat dengan bulu lembut yang tidak akan merusak permukaan lantai Anda.

Proses ini bisa diterapkan untuk semua lantai  jenis apa pun. Anda hanya harus menggosok sikat dengan pelan dan kotoran pun akan terangkat sempurna.

5. Setelah menyikat lantai, Anda bisa melanjutkan membersihkan lantai dengan kain pel. Lakukan proses mengepel dengan membaginya ke beberapa sesi. Misalnya dari dapur lalu ke ruang tamu dan berlanjut ke ruangan lainnya.

Mengepel dengan cara ini diperlukan untuk mencegah kotoran atau debu berpindah dan mengotori ruangan lainnya. Jangan lupa untuk sering memeras kain pel dan mengganti cairan pembersihan supaya lantai tetap bersih.

Baca Juga : Cara Cepat Membersihkan Tumpahan Kopi dari Karpet

6. Tips lain yang perlu Anda ingat adalah selalu peras kain pel di atas ember yang telah dialasi kain supaya air kotor tidak menetes ke lantai yang sudah dibersihkan.

7. Kalau air pembersihan pel sudah kotor dan berubah warna, sebaiknya segera ganti karena proses pembersihan lantai akan gagal dilakukan sebab air yang digunakan terlalu kotor.

Pastikan Anda hanya menggunakan air bersih untuk mengepel lantai untuk mendapatkan hasil yang super bersih dan kinclong.

8. Setelah Anda sudah mengepel seluruh bagian rumah, Anda harus mengelapnya menggunakan kain kering yang bersih untuk mempercepat proses pengeringan.

Baca Juga : 7 Tips Praktis untuk Membersihkan Gym di Rumah Anda!

Ingat! Jangan menginjak lantai ketika ia masih basah, karena ini hanya akan meninggalkan jejak kaki yang kotor di lantai yang sudah dibersihkan.

9. Jika dirasa mengeringkan menggunakan kain terlalu melelahkan, Anda bisa membuka jendela, pintu dan ventilasi lainnya supaya udara bisa masuk dan mengeringkan lantai yang baru dipel.

Tips lain yang perlu diperhatikan adalah Anda harus membalik posisi kain pel basah setelah dipakai untuk mengepel lantai. Hal ini dilakukan supaya kain pel cepat kering dan tidak meninggalkan bau apa pun.

Kesimpulan:

Anda harus menjadikan proses pengepelan lantai ini sebagai pekerjaan rutin supaya kotoran tidak menumpuk dan menjadikan lantai sulit untuk dibersihkan.

Menjaga lantai tetap bersih berguna untuk mencegah pertumbuhan bakteri dan kuman yang bisa mendatangkan penyakit.

Artikel Terkait