Home > Tips & Trik > Cara Menghilangkan Bau Pesing Kucing di Kasur yang Sulit Hilang

Cara Menghilangkan Bau Pesing Kucing di Kasur yang Sulit Hilang

Tips & Trik 16 October 2026
Cara Menghilangkan Bau Pesing Kucing di Kasur yang Sulit Hilang copyright free images

Bau pesing kucing memiliki sifat yang berbeda dari bau pesing pada umumnya. Sudah dilap, sudah dijemur, sudah disemprot pewangi — tetapi beberapa hari kemudian baunya kembali, terutama ketika cuaca lembap.

Penyebabnya bukan karena pembersihannya kurang bersih, melainkan karena zat yang perlu diangkat tidak larut dalam air.

Mengapa Bau Pesing Kucing Sangat Sulit Hilang

Urin kucing mengandung kristal asam urat. Berbeda dari komponen lain yang bisa dibilas, kristal ini tidak larut dalam air dan menempel pada serat kasur.

Ketika kasur mengering, kristal tersebut tertinggal di dalam. Begitu udara menjadi lembap — musim hujan, atau kamar yang kurang ventilasi — kristal menyerap uap air dan baunya kembali muncul. Inilah sebabnya bau terasa hilang beberapa hari lalu datang lagi tanpa ada kejadian baru.

Selain itu, urin kucing meresap jauh lebih dalam daripada yang terlihat di permukaan. Bercak selebar sepuluh sentimeter di permukaan bisa berarti area yang jauh lebih luas di lapisan dalam.

Bahan yang Justru Memperparah

Beberapa langkah yang umum dilakukan sebaiknya dihindari:

  • Pembersih mengandung amonia. Urin kucing sendiri berbau amonia, sehingga pembersih sejenis dapat membuat kucing menganggap area itu sebagai tempat buang air dan mengulanginya di titik yang sama.
  • Pemutih atau klorin. Selain merusak serat dan warna kasur, uapnya berbahaya bila bercampur dengan urin.
  • Pewangi atau parfum ruangan. Hanya menutupi bau tanpa mengangkat penyebabnya, dan setelah beberapa hari keduanya tercium bersamaan.
  • Air panas. Panas dapat membuat protein dalam urin mengikat serat lebih kuat.

Langkah Penanganan yang Tepat

1. Serap Sebanyak Mungkin Lebih Dulu

Apabila masih basah, tekan dengan kain atau tisu kering berlapis. Jangan digosok, karena gosokan menyebarkan cairan ke area yang lebih luas.

2. Bilas dengan Air Dingin, Lalu Serap Kembali

Ulangi dua sampai tiga kali untuk mengurangi kadar urin sebelum tahap berikutnya.

3. Gunakan Pembersih Enzim

Ini kuncinya. Pembersih enzim bekerja dengan menguraikan kristal asam urat, bukan sekadar membilasnya. Produk ini tersedia di toko perlengkapan hewan dengan label enzymatic cleaner atau pet odor eliminator. Basahi area hingga sedalam bekas urin meresap, bukan hanya permukaannya, lalu biarkan bekerja sesuai petunjuk kemasan.

4. Keringkan Sepenuhnya

Angin-anginkan dengan kipas atau jemur di tempat teduh berangin. Kasur yang masih lembap akan menimbulkan masalah baru berupa jamur.

5. Periksa Setelah Beberapa Hari Lembap

Bau yang muncul kembali di hari ketiga atau keempat menandakan masih ada kristal yang tersisa di lapisan dalam.

Kapan Pembersihan Manual Tidak Lagi Memadai

Pertimbangkan penanganan profesional apabila bekasnya sudah lama dan mengering, kucing mengulangi di titik yang sama beberapa kali, area yang terkena cukup luas, atau bau tetap kembali setelah dua kali percobaan.

Pada kondisi ini, persoalannya adalah kedalaman. Mengangkat cairan dari lapisan dalam kasur memerlukan mesin yang dapat menyemprot sekaligus menyedot, karena menambah cairan tanpa menyedotnya kembali hanya mendorong kristal lebih jauh ke dalam.

Layanan Cuci Kasur KliknClean menggunakan mesin hydro vacuum dengan water tank dan blower, sehingga kasur dikeringkan hingga lembap aman dan siap dijemur atau langsung digunakan kembali. Untuk kasur yang berdebu tetapi tidak bernoda, Hydro Cleaning dengan metode kering biasanya sudah memadai.

Segera download aplikasi KliknClean!

Artikel Terkait