Fakta Unik > 4 Cara Paling Ampuh untuk Membasmi Capung

Fakta Unik

4 Cara Paling Ampuh untuk Membasmi Capung

25 February 2020

Ketika berbicara tentang serangga, capung termasuk dalam kelompok yang tidak berbahaya. Kehadiran mereka bahkan dapat bermanfaat bagi halaman atau taman Anda. Capung berfungsi sebagai pengendali hama karena mereka memangsa nyamuk, lalat, rayap, semut, dan serangga lainnya.

Tak hanya itu, capung bisa menarik perhatian burung untuk mampir ke halaman Anda. Kehadiran burung ini mampu membantu proses penyerbukan tanaman yang ada. Selain dapat memangsa hama berbahaya dan membantu dalam penyerbukan, capung juga menghiasi taman Anda dengan warna-warna cerah yang terlihat indah ketika mereka terbang atau hinggap di suatu tempat.

Namun, lain halnya jika jumlah capung di halaman Anda sudah memasuki tahap yang berlebihan. Sementara capung mungkin bisa jadi predator yang sangat baik untuk perlindungan taman, mereka juga berpotensi memangsa serangga yang bermanfaat. Alih-alih mendapatkan taman yang sehat, jumlah capung yang tidak terkontrol hanya akan menyebabkan kerusakan. Oleh karena itu, Anda harus bisa mengendalikan jumlah capung yang ada di tempat tinggal dengan cara-cara yang sesuai dan manusiawi.

Kali ini kami menyediakan 4 proses pengendalian jumlah capung di halaman belakang, taman, atau bagian lain di rumah Anda. Jangan khawatir, setiap metode sudah dijelaskan dan dicontohkan untuk membantu Anda memudahkan proses ini. Yuk, langsung simak saja!

1. Mengurangi Barang Tidak Terpakai

Meskipun capung adalah pemburu nyamuk, beberapa jenis dari mereka sama mengganggunya dengan segerombolan nyamuk. Hal tersebut bisa terjadi karena capung memangsa nyamuk dan berkembang di tempat-tempat di mana serangga penghisap darah ini tinggal, maka dari itu, Anda mungkin perlu mengurangi sumber makanan capung untuk mengusir mereka pergi dari kebun Anda. Merawat kebun atau halaman Anda sebaik mungkin dengan menjaga kebersihannya sudah selangkah lebih dekat untuk menghilangkan capung.

Anda bisa memulai pembersihan dengan membuang semua benda yang sudah tidak terpakai alias sampah seperti kaleng, ban bekas, bekas mangkuk makanan hewan, pot bunga yang tidak digunakan, batok kelapa, dan banyak hal lain yang mungkin menjebak air di dalamnya. Hilangkan juga semua lekukan di tanah tempat air mungkin telah menggenang.

Benda-benda dan tempat-tempat ini menawarkan tempat berkembang biak yang sempurna bagi nyamuk, sehingga menyediakan makanan bagi capung. Selain itu, Anda harus menyingkirkan serangga lain yang dapat memengaruhi pertumbuhan tanaman seperti lalat, semut, dan rayap yang merupakan bagian dari makanan capung. Maka penting untuk memangkas dan mencabut gulma yang tumbuh di dekat tanaman Anda.

Dengan memotong sumber makanan capung, Anda akan otomatis mengusir mereka. Fakta sains ini sangat membantu untuk menghilangkan capung menggunakan cara yang lebih beradab.

2. Membersihkan Sumber Air

Setelah mengurangi sumber makanan, Anda perlu menargetkan proses proliferasi capung (fase sel saat mengalami pengulangan siklus sel tanpa hambatan). Mereka biasanya tertarik ke air dan bertelur di dalamnya. Kolam atau air mancur yang tidak terawat adalah area perkembangbiakan capung yang paling ideal. Jadi, bersihkan sumber air yang ada di pekarangan Anda, terutama area di sekitar alat penyiram rumput dan mulailah menghilangkan atau merapikannya.

Sebuah kolam yang bersih dengan air segar tanpa tanaman pasti mengecewakan bagi kawanan capung. Membersihkan kolam atau air mancur secara terus-menerus dapat mencegah larva capung berkembang menjadi capung dewasa. Oleh karena itu, Anda harus memastikan bahwa barang apa pun yang memiliki fitur air perlu dijaga atau dikeringkan dengan benar.

Baca Juga : Apa itu Capung Sebenarnya?

3. Memelihara Hewan Lain

Jika Anda tidak ingin menghilangkan fitur air di halaman, Anda sebaiknya mempertimbangkan untuk menambahkan sesuatu ke dalamnya. Melihat gagasan tentang rantai makanan, Anda dapat mengontrol predator dengan predator lain.

Untuk masalah ini, sebaiknya Anda memelihara katak. Katak adalah hewan yang memakan capung. Memperkenalkan beberapa hewan lain ke kebun Anda akan mengurangi populasi serangga. Anda juga bisa menaruh ikan di kolam untuk mengkonsumsi telur capung. Dengan cara ini, Anda menargetkan nimfa untuk mencegah mereka hidup dan mencapai tahap capung dewasa.

Beberapa jenis burung juga memangsa capung. Anda bisa memancing kedatangan mereka ke kebun Anda dengan membuat pengumpan burung. Burung kemudian akan melihat capung dan sering mengunjungi kebun Anda untuk memakannya. Dengan menambahkan predator ini di halaman Anda, proses menyingkirkan capung akan menjadi lebih mudah.

4. Memodifikasi Bentuk Kebun

Jika Anda memperhatikan ada banyak capung mengunjungi halaman Anda setiap hari, berarti ada sesuatu di tempat Anda yang mengundang kedatangan mereka. Bisa jadi ada sumber makanan, area bertelur yang pas, atau struktur taman Anda sendiri. Berbicara tentang cara menghilangkan capung di kebun Anda, mungkin ini saat yang tepat untuk merestrukturisasi bentuk taman Anda. Mengubah lansekap kebun dapat menciptakan suasana yang kurang menarik bagi serangga ini.

Hal pertama yang harus dilakukan adalah mengidentifikasi hal-hal yang menarik capung ke kebun Anda. Periksa jenis tanaman yang Anda miliki dan bagaimana Anda merawatnya. Capung biasanya tumbuh subur di daerah yang basah atau dekat kolam dan air mancur.

Jadi, pastikan tanaman Anda tidak terlalu banyak air agar tidak menciptakan lingkungan penuh genangan di sekitarnya. Juga, hindari memadati kolam Anda dengan bunga lili air dan tanaman lain di mana capung dapat bertengger dan bertelur. Ganti air yang ada di dalam air mancur atau air kolam secara konstan untuk menghindari berkembang biaknya serangga ini.

Baca Juga : 7 Fakta Unik dan Menarik Tentang Capung

Kesimpulan

Jika jumlah capung di kebun Anda sudah melewati batas dan menjadi gangguan, maka sekarang saat yang tepat untuk melakukan sesuatu. Cara-cara yang sudah kami jelaskan di atas adalah metode yang mampu membantu Anda untuk mengendalikan capung di kebun tanpa harus menggunakan pestisida.

Tak hanya itu saja, dengan mengadakan acara piknik, barbekyu, pesta teh, dan pertemuan lainnya di kebun Anda juga dapat mengurangi populasi capung karena aktivitas manusia dapat mengganggu habitat mereka.